Skip to main content

Falsafah Hidup Orang Jawa

Diri saya adalah diri kamu, cahayamu adalah cahayaku, kamu adalah saudaraku, kamu adalah aku, Satu - Siji - Tunggal tidak ada pemisahnya. Apa yang ingin kamu ketahui tentang AKU dan jika kamu niat dari hati yang paling dalam, maka aku sudah berkewajiban untuk menyampaikannya kepadamu hingga kamu paham dan mengerti ,lalu memperbaiki perilakumu, hingga kamu bergerak JUJUR dan LURUS.


Beberapa pesan moral dari leluhur Jawa semoga dapat memberi sedikit gambaran betapa tingginya nilai nilai budi luhur yang sudah diwariskan kepada anak cucunya. beberapa yang bisa dikutip adalah sebagai berikut:

1. Fokuslah kepada pekerjaan kita bukan pada hasilnya: Banyak dari kita yang lebih melihat hasil saat kita bekerja. Pekerjaan itu sendiri lebih menyenangkan daripada hasil. Jangan biarkan hasil menjadi tujuan dari tindakan kita, dengan begitu kita tidak akan terikat. Dengan kata lain, nikmatilah perjalanannya bukan tujuannya. Seniman besar, prajurit besar dan ilmuwan besar menyenangi apa yan…

10 Rahasia Sukses Orang Jepang | Bangsa yang Berkarakter


Semua orang telah tahu bahwa Jepang adalah negara maju yang sangat hebat dan berjaya. Namun gempa dan tsunami yang melanda negeri matahari itu menghancurkan sebagian besar wilayah Jepang yang berdampak pada perekonomiannya. Akan tetapi sepertinya tidak perlu lama bagi Jepang agar bisa kembali menguasai perekonomian dunia, karena Jepang dikenal memiliki rakyat yang sangat luar biasa ulet. Banyak orang-orang sukses berasal dari Jepang.

Untuk itu tidak ada salahnya kalau kita mengetahui apa yang membuat Jepang begitu perkasa di bidang ekonominya.
1. Malu
Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dalam pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pemimpin yang terlibat korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.
2. Mandiri
Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Bahkan seorang anak TK sudah harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Biasanya mereka mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang nantinya akan mereka kembalikan di bulan berikutnya.

3. Pantang menyerah
Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki , disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambah dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo, ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen).
Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).
4. Loyalitas
Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan.
5. Inovasi
Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat.
6. Kerja keras
Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun).Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.

7. Jaga tradisi & menghormati orang tua
Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari Anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki, maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan.
8. Budaya baca
Jangan kaget kalau Anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran.Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca
9. Hidup hemat
Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, mungkin kita sedikit heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30, dan ternyata sebelum tutup itu pihak supermarket memotong harga hingga setengahnya.

10. Kerjasama kelompok
Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut.
Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, namun 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok”.

Mengetahui 10 rahasia sukses Jepang tersebut, tidak ada salahnya kita mengikuti sifat-sifat orang Jepang tersebut sehingga kita bisa menjadi sukses layaknya kebanyakan orang Jepang.

Popular posts from this blog

Kawasaki ZX 130 Modification

Spare Part untuk modifikasi Kawasaki ZX 130:
Setang X1-R Thailand
Speedometer KOSO Digital RX1N
Spion KOSO
Master Rem Depan KITACO Adjustable
Handgripp HARRIS
Spatbor Motogp
Disc Depan PSM 320mm
Kaliper KITACO 4 Piston
Bohlam WURTH 25 watt 2 pcs
Saklar Scorpio
Tutup Tangki Carbon Kevlar
Balancer Monel
Velg Depan Sprint 2,5"
Ban Depan Battlax BT 090 100-70

Swing Arm KRR
Monoshock MX
Velg Belakang Sprint 3"
Ban Belakang Battlax BT 090 120-60
Spatbor belakang Ninja R
Disc Belakang Supra
Kaliper Belakang Mio
Master Rem Belakang Nissin
Gear belakang GL Pro
Knalpot Termignoni
CDI BRT Hyperbrand

Chrome oleh Cahaya Mutiara Gunung Sahari
Painting oleh Big Modification Pisangan
Disc depan + Belakang oleh Big Modification Pisangan

By the way, Motor ini sangat layak jalan walaupun sudah banyak modifikasi, udah dibuktikan di bawa ke Lembang melalui Jalur Jakarta-Bogor-Puncak-Cianjur-Bandung-Lembang dan sebaliknya, yg bawa ke bandung temen gw bro iyan, tp pas ke lembang gw yang bawa, sek…

Install Ubuntu 14.04 LTS via flashdisk

Berat memang meninggalkan sistem operasi Microsoft Windows 8.0 tetapi langkah ini harus ditempuh agar saya bisa menginstall sistem operasi Ubuntu 14.04 LTS agar bisa memulai belajar Ruby on Rails. pernah mencoba install virtualbox di windows, tetapi sangat membutuhkan resources yang lumayan rakus jadi kinerja laptop saya jadi ngos-ngosan. tanpa pikir panjang akhirnya saya format dan menjadikan Ubuntu 14.04 sebagai satu-satunya sistem operasi yang hanya saya gunakan di netbook saya. langkah pertama yang saya gunakan untuk menginstall netbook saya adalah membuat file installer ISO ke USB Flashdisk. mengapa saya lakukan hal tersebut karena netbook saya sudah pasti tanpa CD/DVD Drive baik internal maupun eksternal. berikut langkah yang saya lakukan:

A. Download Lily USB Creator secara gratis.
Untuk menjalankan dan membuat ISO di flashdisk:
Start LinuxLive USB Creator from your Start Menu -> All Programs -> LinuxLive USB Creator
Creating a Linux Live USB key is then a five easy steps…